Sudah ambil Skripsi pada KRS kalian ? selamat yah. . karena kalian akan masuk pada dunia yang unpredictable hehehe. . .
Tulisan ini saya buat atas curahan hati saya mengenai apa yang terjadi pada proses pembuatan Skripsi, khususnya pada pertanyaan Dosen yang kadang datang dengan tiba2 meminta jawaban bak badai kita bengong aja. yah itu curcol.
Mari kita mulai dengan hal yang paling umum. Ini skripsi mahasiswa jurusan ilmu administrasi negara.
1. Anda mau penelitian tentang apa ?
fokusnya apa ? ex. kepuasan, kinerja, akuntabilitas, implementasi, efektifitas, lembaga, evaluaasi, strategi,
topiknya apa ? ex. program apa yang ingin anda teliti, kebijakan apa, mana peraturannya
2. Dimana anda akan melakukan penelitian ?
saya ingin jawab di dunia ini, tapi pasti saya langsung dipecat. atau saya jawab di kab.X
selanjutnya akan ditanya mengapa ?
nah ini juga bingung juga, kenapa ? ya krn saya kepinginya disitu Pak, atau yg deket aja Pak.
mungkin sudah disuruh keluar dr ruangan yang saya ini.
Tipsnya adalah ketika anda ditanya alasan untuk pemiliha lokasi penelitian maka jawabannya ada tiga :
a. Secara Teoritis
b. Secara Praktis
c. Secara Metodologis
3. Mana instrument penelitiannya ?
kadang ada yang tidak familiar dengan kata 'instrument penelitian'. alasannya instrument mirip dengan alunan nada. tapi ternyata jawabnya simple. instrumen penelitian adalah alat untuk pengumpulkan data pada kegiatan penelitian. nambahin aja, instrumen penelitian untuk penelitian yang kualitatif adalah 'si peneliti' dengan membawa 'pedoman wawancara'. sedangkan instrumen penelitian untuk penelitian kuantitatif adalah kuesioner dengan membuat 'angket kuesioner'. jadi ingin kue pukis dirumah ^^.
4. Apa masalahnya ?
saya rasa hanya peneliti yang cari2 masalah didunia ini, semua orang tidak ingin ketemu masalah tapi researcher justru mencari masalah.
oke, kata kunci dari masalah adalah kesenjangan. pokokny senjang, ada gap antara apa dan apa. itu masalah. kebanyakan dosen, ingin ditujukin masalah secara jelas atau berdata. begini, masalah bisa ditunjukan dari kesenjangan data berbentuk kuantitatif. misal : pembangunan nasional tujuannya mengurangi kematia ibu dan anak, tapi dari data bps angka kematian ibu dan anak terus meningkat tiap tahunnya. atau misal, PNPM bertujuan mensejahterakan masyarakat tapi setelah di implementasi ternyata jumlah keluarga miskin masih sama.
seringnya dosen minta kesenjangan kaya gtu tapi kenyataannya suatu masalah itu ada walaupun tidak ada data kuantitatifnya. misal dengan adanya pengaduan, keluhan, sikap apriori dll. itu juga masalah looooh cuma ga ada data kuantitatifnya yang ada adalah data kaulitatif.
sampai sini kita sudah tau ya ada kuantitatif dan data kaulitatif.
Tampilkan postingan dengan label Penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penelitian. Tampilkan semua postingan
Senin, 05 Oktober 2015
Kamis, 05 Desember 2013
Latihan Buat Skripsi
Di Mata Kuliah MPA ( Metode Penelitian Administrasi ) saya dan kawan kawan semester 5 lainnya menerima matery tersebut. Materinya sekitar bagaimana membuat penelitian administrasi.
Awalnya saya bingung tentang kuanti dan kuali , dua kata tersebut sering digunakan tapi punya arti yang lebih dari sekedar pilihan.
Sebenarnya sangat menyenangkan ketika melangkah membuat proposal skripsi atau penelitian kecil. Namun seperti saya yang sulit menulis malah menjadi bingung apa saja yang mesti dicantumkan.
diatas adalah materi yang saya tulis saat semester lima dan in real research pengertian2 diatas jauh lebih complicated.
Awalnya saya bingung tentang kuanti dan kuali , dua kata tersebut sering digunakan tapi punya arti yang lebih dari sekedar pilihan.
| Kualitatif | Kuantitatif | |
| Lokasi | Study Kasus | Survey |
| Aspek | Fokus Penelitian | Variable Penelitian |
| Sampling | Informan | Responden |
| Unit Analisis | Kelompok | Individual |
| Men-Generalisasikan | Menguji teori |
So . . . as a suggestion baca buku sebanyak mungkin ^^
Contoh Penelitian Kuantitatif ( Kepuasan )
I. Pendahuluan
- Latar Belakang
- Perumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
II. Tinjauan Pustaka
III. Metode Penelitian
- Sasaran Penelitian
- Lokasi Penelitian
- Metode Penelitian
- Variable Penelitian
- Definisi konsep dan operasional
-Teknik Pengambilan sample
- Metode Pengumpulan Data
- Sumber Data
- Metode Analisis
- Interpretasi Data
Metode Penelitian Administrasi
Jaminan Kesehatan Nasional akan dikelola oleh BPJS ( sbg Badan Hukum Publik )
Sistem Jaminan Sosial Nasional melewati Badan Penyelengga Jaminan Sosial Kesehatan ( BPJS Kesehatan ) akan di lakukan pada Januari 2014.
UU No. 11 th 2011 ttg BPJS
UU No. 40 th 2004 ttg SJSN
Sosialisasinya lewat Televisi Internet dan Media cetak.
BPJS akan mengkover 4 Pelayanan Sosial
1. PT Askes
2. PT Jamsostek
3. PT Asbri
4. PT Taspen
PT Askes dan PT Jamsostek terjadwal untuk dibubarkan tanpa likuiditas pada tahun 2014
Aturan BPJS Kesehatan :
Semua orang harus terdaftardi BPJS yg kerja lewat perusahaan , yg tidak kerja bisa mendaftar ke BPJS.
Bersedia menangani segala penyakit denga azas efesiensi
Yang mampu aka membayar sesuai ketentuan ( per daerah bisa berbeda )
yang tidak mampu akan ditanggung pemerintah
Dana 15,9 T dr APBN untuk 30% warga Indonesia ( 86 juta jiwa )
Ada 2golongan PBI/ Penerima Bantuan Iuran dan non-PBI.
PBI adalah masyarakat miskin dan tidak mampu.
non-PBI adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), karyawan perusahaan swasta, pekerja mandiri, bukan pekerja seperti veteran, penerima pensiun, dan lain-lain.
Perumusan Masalah
1.Apakah sarana & infrastruktur untuk BPJS sudah memadai ?
2. Bagaiman implementasi program BPJS ini di Puskesmas ?
3. Apakah sosialisasi sudah sampai ke daerah terpencil ?
4. Apakah ada perubahan struktur pejabat birokrat untuk melayani masyarakat lewat BPJS ?
5. Bagaimana kriteria warga tidak mampu menurut pemerintah yang akan dibebaskan pada program BPJS ?
6. Bagaimana kriteria masyarakat miskin yang diterapkan pemerintah bagi PBI ?
Sistem Jaminan Sosial Nasional melewati Badan Penyelengga Jaminan Sosial Kesehatan ( BPJS Kesehatan ) akan di lakukan pada Januari 2014.
UU No. 11 th 2011 ttg BPJS
UU No. 40 th 2004 ttg SJSN
Sosialisasinya lewat Televisi Internet dan Media cetak.
BPJS akan mengkover 4 Pelayanan Sosial
1. PT Askes
2. PT Jamsostek
3. PT Asbri
4. PT Taspen
PT Askes dan PT Jamsostek terjadwal untuk dibubarkan tanpa likuiditas pada tahun 2014
Aturan BPJS Kesehatan :
Semua orang harus terdaftardi BPJS yg kerja lewat perusahaan , yg tidak kerja bisa mendaftar ke BPJS.
Bersedia menangani segala penyakit denga azas efesiensi
Yang mampu aka membayar sesuai ketentuan ( per daerah bisa berbeda )
yang tidak mampu akan ditanggung pemerintah
Dana 15,9 T dr APBN untuk 30% warga Indonesia ( 86 juta jiwa )
Ada 2golongan PBI/ Penerima Bantuan Iuran dan non-PBI.
PBI adalah masyarakat miskin dan tidak mampu.
non-PBI adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri), karyawan perusahaan swasta, pekerja mandiri, bukan pekerja seperti veteran, penerima pensiun, dan lain-lain.
Perumusan Masalah
1.Apakah sarana & infrastruktur untuk BPJS sudah memadai ?
2. Bagaiman implementasi program BPJS ini di Puskesmas ?
3. Apakah sosialisasi sudah sampai ke daerah terpencil ?
4. Apakah ada perubahan struktur pejabat birokrat untuk melayani masyarakat lewat BPJS ?
5. Bagaimana kriteria warga tidak mampu menurut pemerintah yang akan dibebaskan pada program BPJS ?
6. Bagaimana kriteria masyarakat miskin yang diterapkan pemerintah bagi PBI ?
Langganan:
Postingan (Atom)